Doppeldeutigkeit
/ˈdɔpl̩ˌdɔʏtɪçkaɪt/
🇩🇪Bahasa JermanLinguistikRetorikaSastraNetral
Ringkasan Makna
Kondisi di mana sebuah kata, frasa, atau pernyataan memiliki dua makna atau lebih yang mungkin.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Doppeldeutigkeit merujuk pada ambiguitas semantik di mana suatu ekspresi linguistik dapat ditafsirkan dengan lebih dari satu cara. Dalam konteks sastra atau retorika, ini sering digunakan secara sengaja untuk menciptakan efek humor, ironi, atau kedalaman makna, namun dalam komunikasi teknis atau hukum, hal ini sering dianggap sebagai cacat yang harus dihindari untuk mencegah kesalahpahaman.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Doppeldeutigkeit seiner Aussage sorgte für Verwirrung bei den Zuhörern.”
→Ambiguitas pernyataannya menyebabkan kebingungan di antara para pendengar.
“In der Lyrik wird Doppeldeutigkeit oft als stilistisches Mittel eingesetzt.”
→Dalam puisi, ambiguitas sering digunakan sebagai perangkat gaya bahasa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari 'doppel' (ganda) dan 'Deutigkeit' (kejelasan/interpretasi). Istilah ini merupakan padanan teknis untuk 'ambiguity' dalam linguistik Jerman.