doppelzüngigkeit
/ˈdɔpəlˌtsʏŋɪçkaɪt/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiSifatJermanNetral
Ringkasan Makna
Sikap atau sifat bermuka dua, munafik, atau tidak jujur dalam perkataan dan perbuatan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata benda dalam bahasa Jerman ini merujuk pada kondisi atau perilaku seseorang yang mengatakan satu hal tetapi bertindak berbeda, atau menunjukkan niat yang tidak tulus (bermuka dua). Istilah ini sering digunakan dalam konteks moral, politik, atau interaksi sosial untuk menggambarkan kepalsuan dan kemunafikan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Seine politische Doppelzüngigkeit wurde von den Medien scharf kritisiert.”
→Sikap politiknya yang bermuka dua dikritik tajam oleh media.
“Man kann ihre Doppelzüngigkeit in dieser Angelegenheit nicht ignorieren.”
→Orang tidak bisa mengabaikan kemunafikannya dalam masalah ini.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, dibentuk dari kata 'doppelt' (ganda) dan 'Zunge' (lidah), yang secara harfiah berarti 'berlidah dua' atau 'berkata tidak sesuai dengan isi hati'.