détourner
/de.tuʁ.ne/
🇫🇷Bahasa PrancisSeniKbudayaanFilosofiKritikNetral
Ringkasan Makna
Mengambil elemen yang sudah ada dari budaya massa atau media dan mengubahnya untuk menyampaikan makna baru yang bersifat kritis atau subversif.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Détourner (sering diterjemahkan sebagai 'pembelokan' atau 'pengalihan') adalah sebuah teknik yang dipopulerkan oleh kelompok avant-garde Situationist International pada pertengahan abad ke-20, khususnya oleh Guy Debord. Konsep ini melibatkan pengambilan karya seni, iklan, poster, atau produk budaya yang sudah ada, lalu mengubah atau membalikkan konteksnya agar berfungsi sebagai kritik terhadap kapitalisme, masyarakat konsumtif, atau ideologi dominan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Les Situationnistes utilisaient le détournement pour subvertir les messages publicitaires.”
→Kaum Situationis menggunakan teknik pembelokan untuk menyubversi pesan-pesan iklan.
“Ce collage est un détournement politique d'une affiche célèbre.”
→Kolase ini adalah sebuah pengalihan politis dari sebuah poster terkenal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Prancis 'détourner' (yang secara harfiah berarti membelokkan, mengalihkan, atau menyimpangkan). Istilah ini diadopsi secara luas dalam teori seni kontemporer, politik radikal, dan studi budaya untuk menggambarkan taktik perlawanan simbolis terhadap dominasi media massa.