duplicity
/duหหplษชsษชti/
๐ฌ๐งBahasa InggrisPsikologiSosialHukumNetral
Ringkasan Makna
Perilaku penipuan di mana seseorang berpura-pura memiliki perasaan atau niat tertentu sementara menyembunyikan niat atau perasaan yang sebenarnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Duplicity merujuk pada tindakan kebohongan ganda atau kecurangan interpersonal, di mana seseorang sengaja menyesatkan orang lain melalui ucapan atau tindakan yang bertolak belakang dengan kebenaran internal mereka. Istilah ini sering digunakan dalam konteks psikologis, hukum, dan politik untuk menggambarkan pengkhianatan kepercayaan melalui manipulasi dan kepalsuan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โHis duplicity was finally exposed when his secret business dealings came to light.โ
โDuplisitasnya akhirnya terbongkar ketika urusan bisnis rahasianya terungkap.
โShe could no longer tolerate the constant duplicity of her colleagues.โ
โDia tidak lagi dapat menoleransi kepalsuan yang terus-menerus dari rekan-rekan kerjanya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin pertengahan 'duplicitas' (kebangkapan atau kelipatan), dari akar kata 'duplex' (rangkap dua). Secara etimologis, kata ini mencerminkan konsep memiliki 'dua wajah' atau 'dua pikiran' yang berbeda.