dursila
/dur.si.la/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSastraAdjektivaKlasikNetral
Ringkasan Makna
Berbuat keji, jahat, atau mempunyai tabiat yang buruk.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'dursila' merupakan bentuk sifat (adjektiva) yang lazim digunakan dalam ragam bahasa sastra, klasik, atau puitis untuk mendeskripsikan seseorang atau perbuatan yang sangat jahat, keji, kejam, serta melanggar norma moral dan susila.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Raja yang dursila itu akhirnya mendapat hukuman setimpal atas kezalimannya.”
→Raja yang jahat itu akhirnya mendapat hukuman setimpal atas kezalimannya.
“Tindakan dursila tersebut tidak dapat dimaafkan oleh masyarakat sekitar.”
→Tindakan keji tersebut tidak dapat dimaafkan oleh masyarakat sekitar.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Sanskerta 'duḥśīla' (दुःशील), gabungan dari 'duḥ-' (buruk, jahat) dan 'śīla' (watak, kelakuan, moral). Kata ini sering ditemukan dalam naskah-naskah klasik Nusantara dan pewayangan untuk menggambarkan karakter tokoh antagonis.