efek jera
/ˈɛfɛk ˈdʒɛra/
🇮🇩Bahasa IndonesiaHukumSosiologiKriminologiNetral
Ringkasan Makna
Dampak berupa rasa takut atau enggan untuk mengulangi suatu perbuatan buruk akibat sanksi atau hukuman yang pernah diterima.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Efek jera adalah kondisi psikologis dan sosial di mana seseorang atau kelompok merasa takut, enggan, atau kapok untuk melakukan pelanggaran, kejahatan, atau kesalahan yang sama di masa depan karena mereka telah merasakan konsekuensi negatif atau hukuman yang tegas dari perbuatan tersebut. Istilah ini sangat lekat dalam konteks sistem peradilan pidana, penegakan hukum, disiplin institusi, dan pengasuhan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemberatan hukuman bagi koruptor diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pejabat lainnya.”
→Pemberatan hukuman bagi koruptor diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pejabat lainnya.
“The strict penalty was implemented to create a deterrent effect for reckless drivers.”
→Hukuman yang tegas tersebut diterapkan untuk menciptakan efek jera bagi pengemudi yang ugal-ugalan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Merupakan gabungan kata serapan dari bahasa Belanda 'effect' atau Inggris 'effect' dan kata 'jera' (bahasa Melayu/Indonesia yang berarti kapok atau tidak berani berbuat lagi). Konsep ini menjadi fondasi utama dalam teori pemidanaan hukum modern (deterrence theory).