Eigenständigkeit
/ˈaɪɡn̩ˌʃtɛndɪçkaɪt/
🇩🇪Bahasa JermanBahasa JermanPsikologiFilsafatSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Kemandirian, otonomi, atau kemampuan untuk berdiri sendiri dan bertindak secara mandiri tanpa bergantung pada pihak lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata benda dalam bahasa Jerman ini merujuk pada kualitas atau kondisi di mana seseorang, sebuah entitas, sistem, atau gagasan memiliki kemandirian penuh, otonomi, orisinalitas, dan kemampuan untuk mengatur diri sendiri. Dalam konteks psikologi perkembangan, istilah ini sering dikaitkan dengan proses individu (terutama anak-anak atau remaja) dalam mengembangkan identitas yang terpisah dan kemampuan membuat keputusan sendiri. Dalam konteks budaya atau seni, ia juga menyiratkan keunikan atau karakter khas yang tidak meniru pihak lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Entwicklung kindlicher Eigenständigkeit ist ein wichtiges Erziehungsziel.”
→Perkembangan kemandirian anak adalah tujuan pendidikan yang penting.
“Das Kunstwerk besticht durch seine künstlerische Eigenständigkeit.”
→Karya seni tersebut memukau karena kemandirian artistiknya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'eigen' (sendiri/milik sendiri) dan 'ständig' (berdiri), membentuk kata benda yang menekankan konsep filosofis Jerman tentang otonomi individu dan kebebasan subjek.