eksistensi
/ษk.sis.tษn.si/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFilosofiBakuNomina
Ringkasan Makna
Hal berada atau keberadaan suatu makhluk atau benda dalam kenyataan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Eksistensi merujuk pada kondisi atau fakta bahwa sesuatu itu ada, nyata, dan menempati ruang atau waktu. Dalam konteks filosofis, istilah ini sering dikaitkan dengan eksistensialisme, yang menekankan pada keberadaan manusia sebagai individu yang bebas dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehadiran seseorang atau sesuatu yang diakui atau diperhitungkan dalam suatu lingkungan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โManusia selalu mencari makna di balik eksistensinya di dunia ini.โ
โHumans are always searching for the meaning behind their existence in this world.
โPerusahaan itu mulai meragukan eksistensi bisnisnya di tengah persaingan yang ketat.โ
โThe company began to doubt the existence of its business amidst tight competition.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'existentia', yang diturunkan dari kata 'existere' (muncul, timbul, ada). Istilah ini menjadi sangat populer dalam diskursus intelektual Indonesia melalui pengaruh filsafat Barat, khususnya eksistensialisme yang dipopulerkan oleh pemikir seperti Jean-Paul Sartre dan Martin Heidegger.