ekstasi
/ษkหstasi/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFarmakologiPsikotropikaSlangMedisNetral
Ringkasan Makna
Jenis obat-obatan terlarang sintetis yang memicu efek stimulan dan halusinasi ringan, sering disalahgunakan dalam dunia hiburan malam.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ekstasi adalah nama jalanan untuk senyawa kimia MDMA (metilendikoiksimetamfetamina). Sebagai zat psikoaktif sintetis, ekstasi bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas neurotransmiter di otak seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin. Hal ini menyebabkan penggunanya merasakan euforia yang kuat, peningkatan energi, kepekaan sensorik yang tinggi, serta rasa kedekatan emosional dengan orang lain. Namun, penyalahgunaannya dapat menimbulkan efek samping berbahaya seperti dehidrasi parah, hipertermia, kerusakan otak jangka panjang, kecanduan, dan kematian.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPolisi menyita ribuan pil ekstasi dari sebuah tempat hiburan malam di ibu kota.โ
โPolisi menyita ribuan pil ekstasi dari sebuah tempat hiburan malam di ibu kota.
โThe police arrested a suspected dealer who was distributing ecstasy pills.โ
โPolisi menangkap seorang terduga pengedar yang sedang mendistribusikan pil ekstasi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap dari bahasa Inggris 'ecstasy', yang berasal dari bahasa Yunani Kuno 'ekstasis' (berarti 'berdiri di luar diri' atau 'keluar dari pikiran normal'). Istilah ini diadopsi secara luas pada dekade 1980-an sebagai nama pemasaran untuk pil MDMA sebelum akhirnya diklasifikasikan sebagai narkotika golongan I di sebagian besar negara.