elastomer
/elasหtomษr/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKimiaIlmu MaterialTeknikNetral
Ringkasan Makna
Polimer yang memiliki sifat elastisitas tinggi dan dapat kembali ke bentuk semula setelah diregangkan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Elastomer adalah jenis polimer (baik alami maupun sintetis) yang memiliki viskoelastisitas dengan gaya antarmolekul yang lemah umumnya, struktur molekul yang sangat lentur (fleksibel), dan terikat secara silang (cross-linked). Karena struktur ini, elastomer dapat meregang secara signifikan di bawah tekanan dan kembali ke bentuk serta ukuran aslinya tanpa mengalami deformasi permanen setelah tekanan tersebut dilepaskan. Contoh paling umum dari elastomer adalah karet alam dan berbagai jenis karet sintetis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โNatural rubber is a type of elastomer widely used in manufacturing vehicle tires.โ
โKaret alam adalah jenis elastomer yang banyak digunakan dalam pembuatan ban kendaraan.
โThe sealing gasket is made of a synthetic elastomer that withstands extreme temperatures.โ
โGasket penyegel tersebut terbuat dari elastomer sintetis yang tahan terhadap suhu ekstrim.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari gabungan kata 'elastic' (elastis) dan 'polymer' (polimer). Pertama kali diperkenalkan dalam konteks ilmu material untuk menggambarkan bahan yang menunjukkan sifat elastis seperti karet.