empat serangkai
/ˈɛmpat səraŋkai/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSejarahPolitikIdiomNetral
Ringkasan Makna
Sebutan bagi empat tokoh nasional Indonesia yang memimpin organisasi Putera pada masa pendudukan Jepang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah 'empat serangkai' merujuk pada empat tokoh pergerakan nasional Indonesia, yaitu Soekarno, Mohammad Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur. Mereka bekerja sama dalam organisasi Pusat Tenaga Rakyat (Putera) yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada tahun 1943 untuk memobilisasi rakyat Indonesia, namun justru dimanfaatkan oleh para tokoh tersebut untuk menyebarkan semangat nasionalisme dan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Empat serangkai memainkan peran krusial dalam mengonsolidasi kekuatan rakyat melalui organisasi Putera.”
→The 'empat serangkai' played a crucial role in consolidating the people's strength through the Putera organization.
“Sejarah mencatat empat serangkai sebagai tokoh sentral dalam perjuangan diplomasi masa awal kemerdekaan.”
→History records the 'empat serangkai' as central figures in the diplomatic struggle during the early independence period.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini muncul dalam historiografi Indonesia untuk merujuk pada kolaborasi empat tokoh besar pergerakan nasional yang memiliki latar belakang ideologi berbeda (nasionalis dan agamis) namun bersatu demi tujuan kemerdekaan.