empati
/em.pa.ti/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPsikologiBakuNomina
Ringkasan Makna
Kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dialami atau dirasakan oleh orang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Empati adalah kemampuan mental dan emosional seseorang untuk menempatkan diri dalam posisi orang lain, sehingga mampu memahami perspektif, perasaan, serta pengalaman mereka. Berbeda dengan simpati yang hanya berupa rasa kasihan, empati melibatkan keterlibatan emosional yang lebih dalam di mana seseorang seolah-olah ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain tanpa harus kehilangan identitas diri sendiri.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Seorang pemimpin yang baik harus memiliki empati terhadap kesulitan yang dihadapi oleh bawahannya.”
→A good leader must have empathy for the difficulties faced by their subordinates.
“Kemampuan berempati sangat penting untuk membangun hubungan sosial yang sehat dan harmonis.”
→The ability to empathize is very important for building healthy and harmonious social relationships.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'empati' diserap dari bahasa Inggris 'empathy', yang akarnya berasal dari bahasa Yunani 'empatheia' (em = ke dalam, pathos = perasaan). Istilah ini pertama kali diperkenalkan dalam psikologi oleh Edward B. Titchener pada awal abad ke-20 sebagai terjemahan dari konsep Jerman 'Einfühlung' (merasakan ke dalam).