etaleren
/e.ta.lษ.rษn/
๐ฎ๐ฉBahasa Indonesiatata bahasakesalahan morfologi
Ringkasan Makna
Bentuk tidak baku dari kata kerja 'memajang' atau 'menampilkan' yang berasal dari kata benda 'etalase'.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'etaleren' merupakan bentuk yang tidak baku dalam bahasa Indonesia. Kata ini dibentuk dengan menambahkan akhiran '-en' (serapan dari bahasa Belanda) pada kata benda 'etalase'. Dalam bahasa Indonesia yang benar, proses ini tidak lazim dan seharusnya menggunakan kata kerja 'memajang', 'menampilkan', atau 'memamerkan'.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPedagang itu etaleren barang dagangannya di depan toko.โ
โPedagang itu memajang barang dagangannya di depan toko.
โJangan etaleren semua koleksi pribadimu di media sosial.โ
โJangan memamerkan semua koleksi pribadimu di media sosial.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata benda 'etalase' (serapan bahasa Belanda: 'etalage'). Penambahan akhiran '-en' merupakan kekeliruan morfologis karena akhiran tersebut tidak produktif dalam pembentukan kata kerja bahasa Indonesia.