falsifizierbar
/falziˈfiːtsiːɐ̯baːɐ̯/
🇩🇪Bahasa JermanFilsafatSainsLogikaNetral
Ringkasan Makna
Sifat suatu pernyataan atau teori yang memungkinkan untuk dibuktikan salah melalui observasi atau eksperimen.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam filsafat ilmu, falsifizierbar (falsifiable) adalah kriteria yang dikemukakan oleh Karl Popper untuk menentukan batas antara sains dan non-sains. Sebuah teori dianggap ilmiah jika ia memiliki potensi untuk disanggah atau dibuktikan salah oleh data empiris. Jika suatu teori tidak mungkin disalahkan dalam kondisi apa pun, maka teori tersebut dianggap tidak ilmiah atau bersifat metafisik.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Aussage 'Alle Schwäne sind weiß' ist falsifizierbar, da man nur einen schwarzen Schwan finden muss, um sie zu widerlegen.”
→Pernyataan 'Semua angsa berwarna putih' adalah falsifizierbar, karena seseorang hanya perlu menemukan satu angsa hitam untuk menyanggahnya.
“Wissenschaftliche Theorien müssen grundsätzlich falsifizierbar sein.”
→Teori-teori ilmiah pada dasarnya harus bersifat falsifizierbar.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari bahasa Jerman dan dipopulerkan secara luas dalam filsafat ilmu oleh Karl Popper melalui karyanya 'Logik der Forschung' (1934) untuk menentang verifikasionisme kaum positivis logis.