fortifikasi
/fɔr.ti.fiˈka.si/
🇮🇩Bahasa IndonesiateknisbogakesehatanmiliterNetral
Ringkasan Makna
Penambahan unsur hara atau vitamin tertentu ke dalam bahan makanan, atau pembangunan sarana pertahanan militer.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'fortifikasi' memiliki dua arti utama tergantung pada konteksnya. Dalam bidang pangan dan gizi, fortifikasi merujuk pada penambahan satu atau lebih zat gizi (seperti vitamin atau mineral) ke dalam bahan makanan untuk meningkatkan nilai nutrisi dan mencegah defisiensi gizi pada masyarakat (contoh: fortifikasi yodium pada garam). Dalam konteks militer atau sejarah, fortifikasi adalah tindakan memperkuat suatu wilayah atau bangunan dengan pertahanan fisik seperti benteng, dinding, atau parit untuk menahan serangan musuh.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah mewajibkan fortifikasi besi dan asam folat pada produk tepung terigu.”
→The government requires the fortification of iron and folic acid in wheat flour products.
“Pasukan tersebut membangun fortifikasi yang kuat di sepanjang garis perbatasan.”
→The troops built strong fortifications along the border line.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'fortificare' (membuat kuat), dari 'fortis' (kuat) dan 'facere' (membuat). Istilah ini awalnya digunakan dalam arsitektur militer, kemudian diserap ke dalam ilmu pangan modern untuk program kesehatan masyarakat.