fragiler
/fra.ษกi.lษr/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAdjektivaPsikologiSosiologi
Ringkasan Makna
Bentuk tidak baku atau serapan tidak resmi dari kata 'fragile' (dalam bahasa Inggris) yang berarti lebih rapuh atau lebih mudah pecah.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah 'fragiler' sering digunakan secara informal dalam percakapan atau tulisan berbahasa Indonesia untuk mendeskripsikan kondisi yang jauh lebih rapuh, baik secara fisik (seperti benda pecah belah) maupun secara mental/emosional (seperti kondisi psikologis seseorang), dibandingkan dengan hal lainnya. Secara tata bahasa baku, kata ini merupakan penyerapan tidak sempurna dari kata sifat bahasa Inggris 'fragile' yang diberi akhiran komparatif '-er', meskipun dalam bahasa Indonesia yang baku seharusnya menggunakan frasa 'lebih rapuh'.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKondisi mentalnya menjadi jauh lebih fragiler setelah kejadian traumatis tersebut.โ
โKondisi mentalnya menjadi jauh lebih rapuh setelah kejadian traumatis tersebut.
โPaket ini harus ditangani dengan hati-hati karena materialnya jauh lebih fragiler.โ
โPaket ini harus ditangani dengan hati-hati karena materialnya jauh lebih rapuh.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari penyerapan leksikal hibrida antara kata 'fragile' (bahasa Inggris) dengan afiksasi atau pola pembandingan asing yang diserap ke dalam bahasa Indonesia percakapan sehari-hari dan bahasa jurnalistik populer.