garis miring
/ษกa.rษชs mi.rษชล/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaTanda BacaIstilah BahasaGrafematikaNetral
Ringkasan Makna
Garis miring adalah tanda baca berbentuk garis condong (/) yang digunakan untuk penomoran surat, alamat, penanda pengganti kata 'atau' atau 'setiap', serta penanda masa tahun.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Garis miring merupakan tanda baca grafis berupa garis miring ke kanan (/) yang memiliki fungsi spesifik dalam tata bahasa Indonesia baku (EYD/PUEBI). Tanda ini dipakai dalam nomor surat resmi, nomor alamat, penanda pengganti kata 'dan', 'atau', serta 'per' (setiap). Dalam bidang informatika dan matematika, garis miring juga dikenal sebagai 'slash' yang berfungsi sebagai pemisah direktori file atau operator pembagian.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โNomor surat resmi tersebut tercatat sebagai 045/U/2024.โ
โNomor surat resmi tersebut tercatat sebagai 045/U/2024.
โTarif sewa bus pariwisata itu dihitung Rp500.000,00/hari.โ
โTarif sewa bus pariwisata itu dihitung Rp500.000,00 per hari.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berdasarkan sejarah grafematika, simbol garis miring berasal dari tanda 'solidus' dalam bahasa Latin atau bentuk awal penulisan koma pada abad pertengahan di Eropa. Dalam sistem Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, penggunaan garis miring dibakukan secara formal untuk efisiensi penulisan penomoran dokumen dan kata pengganti.