ginosetrisme
/ɡi.no.sɛ.tris.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatSosiologiGenderAkademisNetral
Ringkasan Makna
Ginosetrisme adalah sudut pandang, budaya, atau praktik yang berpusat pada perempuan atau mengutamakan pengalaman perempuan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ginosetrisme merujuk pada pemusatan perhatian pada perempuan dalam bidang sejarah, sastra, filsafat, atau kebudayaan. Istilah ini sering digunakan dalam studi gender dan feminisme untuk menggambarkan pendekatan yang menempatkan perspektif, nilai, dan pengalaman perempuan sebagai pusat analisis, yang sering kali dikontraskan dengan androsetrisme (yang berpusat pada laki-laki).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kritik sastra tersebut menerapkan pendekatan ginosetrisme untuk menyoroti pengalaman hidup kaum hawa dalam novel-novel klasik.”
→Kritik sastra tersebut menerapkan pendekatan ginosetrisme untuk menyoroti pengalaman hidup kaum hawa dalam novel-novel klasik.
“Ginosetrisme in historical studies helps uncover contributions made by women that were often overlooked.”
→Ginosetrisme dalam studi historis membantu mengungkap kontribusi yang dibuat oleh perempuan yang sering kali terabaikan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'gyne' (perempuan) dan sufiks '-setrisme' dari 'sentris' (berpusat pada). Istilah ini berkembang pesat dalam diskursus teori sastra feminis pada paruh kedua abad ke-20, terutama dippopulerkan oleh kritikus sastra Elaine Showalter.