Gnostisisme
/ɡnɔstɪsɪsmə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatTeologiSejarahAgamaNetral
Ringkasan Makna
Sebuah aliran pemikiran keagamaan dan filosofis kuno yang menekankan keselamatan melalui pengetahuan mistis (gnosis) tentang hakikat ketuhanan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Gnostisisme merujuk pada sekumpulan ajaran keagamaan yang berkembang pada abad ke-2 Masehi, yang berpendapat bahwa manusia memiliki percikan ilahi yang terperangkap dalam dunia material yang jahat atau cacat. Keselamatan dicapai bukan melalui iman atau perbuatan baik semata, melainkan melalui 'gnosis'—pengetahuan intuitif atau pencerahan spiritual langsung mengenai asal-usul ilahi seseorang dan hakikat Tuhan yang sejati, yang berbeda dari pencipta dunia material (demiurgos).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Gnosticism emphasizes the importance of direct spiritual insight over institutional dogma.”
→Gnostisisme menekankan pentingnya wawasan spiritual langsung di atas dogma institusional.
“Banyak naskah kuno yang ditemukan di Nag Hammadi memberikan wawasan baru mengenai ajaran Gnostisisme.”
→Many ancient manuscripts found in Nag Hammadi provide new insights into the teachings of Gnosticism.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'gnostikos' yang berarti 'berpengetahuan' atau 'memiliki pengetahuan', merujuk pada pengetahuan rahasia atau mistis yang dianggap sebagai kunci keselamatan.