gulanira
/ษกu.la.ni.ra/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaSastraKlasikJawaNetral
Ringkasan Makna
Gulanira adalah bentuk kata ganti kepunyaan dalam bahasa Jawa Kuno atau sastra klasik yang berarti 'gula milikmu' atau 'galamu'.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'gulanira' berasal dari gabungan kata 'gula' (gula/manis) dan akhiran klitik kepunyaan '-nira' (milikmu) dalam struktur bahasa Jawa Kuna atau Kawi. Istilah ini sering ditemukan dalam teks sastra klasik, kakawin, atau tembang macapat untuk menggambarkan rasa manis, madu, atau kiasan bagi sesuatu yang manis (seperti kekasih atau kata-kata manis) kepunyaan seseorang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKinarya ngaras gulanira, mrih liringing tyas.โ
โDiibaratkan mencium galamu, demi ketenteraman hati.
โManis kadhah gulanira, tansah katon ing tawang.โ
โManis bagaikan galamu, selalu terlihat di angkasa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari tradisi sastra Jawa Kuna dan Tengahan (Kawi), di mana penggabungan kata dasar dengan sufiks persona sering digunakan dalam kakawin untuk memperindah rima dan irama.