hamba sahaya
/ˈhamba saˈhaja/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSosialSejarahHukumNetral
Ringkasan Makna
Orang yang dimiliki oleh orang lain sebagai budak dan dapat diperjualbelikan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Hamba sahaya adalah istilah historis dan hukum untuk budak, yaitu seseorang yang berada di bawah kepemilikan pemilik (tuan) tanpa memiliki hak asasi, kebebasan pribadi, atau upah atas tenaga kerja yang mereka berikan. Istilah ini sering ditemukan dalam naskah-naskah klasik, teks keagamaan, serta catatan sejarah mengenai sistem perbudakan di masa lalu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pada masa lampau, para raja dan bangsawan sering kali mempekerjakan banyak hamba sahaya di istana.”
→Pada masa lampau, para raja dan bangsawan sering kali mempekerjakan banyak budak di istana.
“Pembebasan hamba sahaya merupakan salah satu amal mulia dalam ajaran agama tertentu.”
→Pembebasan budak merupakan salah satu amal mulia dalam ajaran agama tertentu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu klasik yang menggabungkan kata 'hamba' (abdi atau pelayan) dan 'sahaya' (milik sendiri). Istilah ini umum digunakan dalam konteks sosio-historis Nusantara sebelum perbudakan dihapuskan secara resmi.