hantu
/หhantu/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesianominafolkloremitologiNetral
Ringkasan Makna
Roh atau jiwa orang yang telah mati yang dipercayai masih menghuni tempat-tempat tertentu atau menampakkan diri.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'hantu' merujuk pada makhluk gaib, arwah, atau roh dari orang yang telah meninggal yang diyakini oleh sebagian masyarakat dapat dilihat atau memengaruhi dunia orang hidup. Dalam konteks budaya populer dan cerita rakyat Nusantara, terdapat berbagai jenis hantu dengan karakteristik tersendiri, seperti pocong, kuntilanak, dan tuyul. Istilah ini juga sering digunakan secara metaforis untuk menyatakan sesuatu yang tidak nyata, bayangan semu, atau ketakutan yang abstrak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โAnak-anak itu takut berjalan melewati rumah tua karena konon ada hantu di dalamnya.โ
โAnak-anak itu takut berjalan melewati rumah tua karena konon ada hantu di dalamnya.
โDia merasa seperti melihat hantu ketika bertemu kembali dengan teman masa kecilnya setelah sekian lama.โ
โDia merasa seperti melihat hantu ketika bertemu kembali dengan teman masa kecilnya setelah sekian lama.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Austronesia purba, kata 'hantu' dalam berbagai tradisi di Asia Tenggara memiliki makna yang lekat dengan sistem kepercayaan animisme kuno sebelum masuknya agama-agama besar, di mana roh leluhur atau makhluk tak kasat mata dihormati atau ditakuti.