hiperopia
/hi.pe.ro.pi.a/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKedokteranOftalmologiKesehatanNetral
Ringkasan Makna
Gangguan penglihatan di mana seseorang dapat melihat objek yang jauh dengan jelas, tetapi objek yang dekat tampak kabur.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Hiperopia, yang dikenal secara awam sebagai rabun dekat, adalah kondisi mata di mana cahaya yang masuk tidak difokuskan dengan benar ke retina, melainkan di belakangnya. Hal ini biasanya disebabkan oleh bola mata yang terlalu pendek atau kornea yang kurang melengkung, sehingga menyulitkan mata untuk fokus pada benda-benda yang berada dalam jarak dekat.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPemeriksaan mata rutin menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami hiperopia ringan.โ
โRoutine eye examinations showed that the child has mild hyperopia.
โPenderita hiperopia sering kali harus menjauhkan bacaan dari mata mereka untuk dapat melihat dengan lebih jelas.โ
โPeople with hyperopia often have to hold reading material farther away from their eyes to see more clearly.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'hyper' (di atas atau lebih) dan 'ops' (mata), istilah medis ini diadopsi secara internasional dalam bidang oftalmologi untuk mendeskripsikan kelainan refraksi mata.