hipotonia
/hipoˈtonia/
🇮🇩Bahasa IndonesiakedokteranneurologikesehatanpatologiNetral
Ringkasan Makna
Kondisi medis berupa penurunan tonus atau ketegangan otot yang menyebabkan otot terasa lemas.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Hipotonia, sering disebut sebagai sindrom bayi lemas (floppy infant syndrome), adalah keadaan medis yang ditandai dengan rendahnya tonus otot (ketegangan otot saat istirahat) secara tidak normal. Kondisi ini bukan merupakan penyakit tersendiri, melainkan tanda dari berbagai gangguan mendasar yang memengaruhi sistem saraf pusat, saraf perifer, atau jaringan otot itu sendiri. Pada anak-anak, kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan motorik kasar seperti duduk, merangkak, atau berjalan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The infant was diagnosed with hypotonia, requiring early physical therapy.”
→Bayi tersebut didiagnosis mengalami hipotonia, sehingga memerlukan terapi fisik sejak dini.
“Hipotonia pada bayi baru lahir sering kali ditandai dengan tubuh yang terasa sangat lemas saat digendong.”
→Hypotonia in newborns is often characterized by a body that feels very limp when held.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani, yaitu awalan 'hypo-' yang berarti kurang atau di bawah normal, dan 'tonos' yang berarti ketegangan atau nada (tonus otot).