Holocaust
/ˈhɒləkɔːst/
🇬🇧Bahasa InggrissejarahpolitiksosiologiNetral
Ringkasan Makna
Genosida sistematis terhadap sekitar enam juta orang Yahudi oleh rezim Nazi Jerman dan kolaboraturnya selama Perang Dunia II.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Holocaust, yang juga dikenal sebagai Shoah dalam bahasa Ibrani, merujuk pada pembantaian massal yang disponsori oleh negara bagian Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler antara tahun 1941 hingga 1945. Selain orang Yahudi, Nazi juga menargetkan kelompok lain seperti kaum Romani, penyandang disabilitas, tawanan perang Soviet, dan kelompok minoritas lainnya. Peristiwa ini menjadi salah satu titik kelam paling signifikan dalam sejarah modern umat manusia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The museum is dedicated to educating future generations about the atrocities of the Holocaust.”
→Museum tersebut didedikasikan untuk mendidik generasi mendatang tentang kekejaman Holocaust.
“Survivors of the Holocaust shared their harrowing testimonies with the world.”
→Para penyintas Holocaust membagikan kesaksian mengerikan mereka kepada dunia.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani Kuno 'holokauston', gabungan dari 'holos' (seluruh) dan 'kaustos' (dibakar), yang awalnya merujuk pada korban bakaran dalam konteks keagamaan. Istilah ini kemudian diadopsi secara luas pada paruh kedua abad ke-20 untuk merujuk secara khusus pada genosida Nazi.