imperialisme
/im.pe.ri.aหlis.mษ/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiapolitiksejarahsosiologiekonomiNetral
Ringkasan Makna
Sistem politik di mana sebuah negara besar menguasai atau mengendalikan negara lain untuk memperluas kekuasaan dan pengaruhnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Imperialisme adalah sebuah kebijakan atau ideologi di mana suatu negara industri atau adidaya memperluas dominasinya atas wilayah, bangsa, atau negara lain dengan tujuan menguasai sumber daya alam, pasar ekonomi, dan kekuatan geopolitik. Penguasaan ini dapat dilakukan melalui cara militer (kolonisasi langsung) maupun melalui hegemoni ekonomi dan budaya tanpa pendudukan fisik secara penuh.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โEuropean imperialism in the 19th century profoundly reshaped the political boundaries of Africa.โ
โImperialisme Eropa pada abad ke-19 secara mendalam mengubah batas-batas politik Afrika.
โBanyak sejarawan menganalisis dampak ekonomi dari imperialisme terhadap negara-negara berkembang.โ
โMany historians analyze the economic impact of imperialism on developing nations.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'imperium' (kekuasaan tertinggi atau wilayah kekaisaran). Istilah ini mulai menonjol penggunaannya pada akhir abad ke-19 untuk menggambarkan perluasan kekuasaan kekuatan-kekuatan besar Eropa di Asia dan Afrika.