jahil
/ja.hษชl/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAdjektivaBahasa BakuSifat
Ringkasan Makna
Bodoh, tidak tahu, atau suka mengusili (berbuat usil terhadap orang lain).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'jahil' memiliki dua arti utama. Pertama, dalam arti klasik atau keagamaan (berasal dari bahasa Arab), kata ini bermakna tidak tahu, bodoh, atau belum tersentuh oleh pengetahuan (seperti pada istilah 'zaman jahiliah'). Kedua, dalam penggunaan umum sehari-hari di Nusantara, 'jahil' merujuk pada sifat atau perilaku suka mengusili, mencandai, atau menjahili orang lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โAnak itu sangat jahil kepada teman sekelasnya.โ
โAnak itu sangat suka mengusili teman sekelasnya.
โJanganlah menjadi orang yang jahil terhadap ilmu pengetahuan.โ
โJanganlah menjadi orang yang bodoh terhadap ilmu pengetahuan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata serapan dari bahasa Arab 'jahil' (ุฌุงูู) yang secara etimologis berarti tidak berpengetahuan atau bodoh, yang kemudian mengalami perluasan makna dalam bahasa Indonesia dan Melayu menjadi suka mengusil.