jahl
/dʒahl/
🇸🇦Bahasa ArabAgamaFilsafatIslamNetral
Ringkasan Makna
Kebodohan atau ketiadaan pengetahuan, yang dalam konteks teologi Islam juga sering diartikan sebagai tindakan yang bertentangan dengan kebenaran.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'jahl' berasal dari bahasa Arab yang secara harfiah berarti bodoh atau tidak tahu. Dalam literatur klasik dan teologi Islam, jahl tidak hanya sekadar ketiadaan ilmu (kebodohan pasif), tetapi sering kali merujuk pada sikap membangkang, bertindak tanpa pertimbangan moral, atau mengambil keputusan yang bertentangan dengan petunjuk ilahi (kebodohan aktif). Istilah ini menjadi akar dari kata 'Jahiliyah' yang menggambarkan zaman kegelapan sebelum datangnya Islam.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Al-jahlu 'aduwwun lil-insan.”
→Kebodohan adalah musuh bagi manusia.
“Yumba'adu al-jahlu bil-ilm.”
→Kebodohan dijauhkan dengan ilmu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata bahasa Arab ثلاثي مجرد (j-h-l) yang banyak digunakan dalam teks-teks sastra klasik, filsafat, dan keagamaan Islam untuk membedakan antara kondisi tercerahkan oleh ilmu dan keterpurukan akibat ketidaktahuan.