jamasan
/dสa.ma.san/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBudayaTradisiJawaNetral
Ringkasan Makna
Upacara tradisional pembersihan atau penyucian benda-benda pusaka warisan leluhur.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Jamasan berasal dari bahasa Jawa yang berarti penyucian atau pembersihan. Dalam tradisi budaya Jawa, jamasan umumnya dilakukan pada bulan Sura (Muharam) untuk membersihkan benda-benda pusaka seperti keris, tombak, gamelan, atau kereta kencana milik keraton menggunakan air kembang, jeruk nipis, dan minyak khusus, yang disertai dengan ritual atau doa.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKraton Ngayogyakarta Hadiningrat nindakake upacara jamasan pusaka saben wulan Sura.โ
โKeraton Yogyakarta melaksanakan upacara penjamasann pusaka setiap bulan Sura.
โWarga padha nekani adicara jamasan keris sing dianakake ing desa kasebut.โ
โWarga mendatangi acara penyucian keris yang diadakan di desa tersebut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Tradisi jamasan berakar dari kebudayaan Jawa kuno yang memadukan unsur animisme, Hindu-Buddha, dan Islam (khususnya tradisi Islam Nusantara). Benda pusaka dianggap memiliki nilai spiritual tinggi dan dirawat secara berkala agar 'tuah' atau energi positifnya tetap terjaga.