Karya yang buruk
/karya yang bu.ruk/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSlangKritikSeniNetral
Ringkasan Makna
Karya seni yang tidak memiliki nilai estetika atau kreatif yang signifikan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'karya yang buruk' biasanya digunakan untuk menggambarkan karya seni, seperti lukisan, puisi, atau film, yang tidak memiliki nilai estetika atau kreatif yang signifikan. Karya ini mungkin memiliki kekurangan dalam hal teknik, imajinasi, atau ekspresi emosi. Dalam konteks ini, 'buruk' tidak selalu berarti 'jelek' atau 'tidak baik', melainkan lebih kepada 'kurang baik' atau 'tidak memenuhi standar'. Kritik terhadap karya yang buruk biasanya dilakukan oleh para kritikus seni, penggemar seni, atau bahkan oleh para seniman itu sendiri untuk meningkatkan kualitas karya mereka.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSaya tidak suka karya yang buruk ini, terlalu monoton dan tidak ada kejutan.โ
โSaya tidak suka karya ini, terlalu monoton dan tidak ada kejutan.
โKarya yang buruk ini tidak pantas dipamerkan di galeri seni.โ
โKarya ini tidak pantas dipamerkan di galeri seni.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'karya yang buruk' biasanya digunakan dalam konteks seni dan budaya Indonesia, terutama dalam diskusi dan kritik terhadap karya seni. Dalam konteks ini, kata ini digunakan untuk menggambarkan karya yang tidak memiliki nilai estetika atau kreatif yang signifikan, dan biasanya digunakan untuk meningkatkan kualitas karya seni.