keadaan wajar
/kə.a.dan wa.dʒar/
🇮🇩Bahasa Indonesiafrasabahasa umum
Ringkasan Makna
Frasa yang merujuk pada kondisi yang normal, lumrah, atau sesuai dengan kelaziman.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini merupakan gabungan kata bebas yang terdiri dari nomina 'keadaan' dan adjektiva 'wajar'. Frasa ini tidak memiliki makna idiomatik khusus dan digunakan secara komposisional untuk mendeskripsikan situasi yang dianggap normal, tidak menyimpang, atau sesuai dengan ekspektasi umum dalam berbagai konteks.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Setelah badai reda, keadaan wajar kembali terlihat di kota itu.”
→Setelah badai reda, keadaan normal kembali terlihat di kota itu.
“Pemerintah berupaya mengembalikan keadaan wajar pasca krisis ekonomi.”
→Pemerintah berupaya mengembalikan situasi normal pasca krisis ekonomi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk dari kata dasar 'ada' yang diberi imbuhan ke-an dan kata serapan 'wajar' dari bahasa Arab 'wājib' yang mengalami pergeseran makna menjadi 'normal' atau 'lumrah' dalam bahasa Indonesia.