KamusLengkap.com

kebutuhan yang tidak mendasar

/kษ™.bu.tu.han jaล‹ ti.daส” mษ™n.da.sar/
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉBahasa IndonesiaEkonomiSosialFrasaBaku
Ringkasan Makna

Kebutuhan yang tidak bersifat mutlak atau esensial untuk kelangsungan hidup fisik manusia, melainkan berfungsi sebagai penunjang kenyamanan atau status sosial.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Frasa ini merujuk pada kategori kebutuhan sekunder dan tersier yang pemenuhannya dapat ditunda atau diabaikan tanpa mengancam kelangsungan hidup seseorang. Berbeda dengan kebutuhan mendasar (seperti pangan, sandang, papan, dan kesehatan), kebutuhan yang tidak mendasar lebih condong pada keinginan (wants) yang dipengaruhi oleh gaya hidup, tren, atau status sosial, seperti barang mewah, hiburan, gadget terbaru, dan rekreasi. Istilah ini sering digunakan dalam perencanaan keuangan untuk membantu individu memprioritaskan pengeluaran.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

โ€œDi masa krisis ekonomi, kita harus memprioritaskan kebutuhan pokok dan memangkas pengeluaran untuk kebutuhan yang tidak mendasar.โ€
โ†’During an economic crisis, we must prioritize basic needs and cut spending on non-essential needs.
โ€œMembeli konsol game baru termasuk dalam kategori kebutuhan yang tidak mendasar.โ€
โ†’Buying a new gaming console falls into the category of non-essential needs.

Asal-usul & Konteks Budaya

Dalam konteks masyarakat Indonesia, istilah ini sangat sering digaungkan dalam kampanye literasi keuangan (financial literacy) untuk mengedukasi masyarakat agar terhindar dari perilaku konsumtif, terutama dengan maraknya sistem pembayaran 'paylater' dan belanja online. Konsep ini berakar dari teori ekonomi klasik mengenai klasifikasi kebutuhan manusia serta Hierarki Kebutuhan Maslow.

Cari Kata atau Istilah Lainnya