kedok
/kษ.dษk/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesianominametaforaumumNetral
Ringkasan Makna
Tutup muka untuk menyembunyikan identitas, atau kiasan untuk maksud yang disembunyikan di balik sesuatu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'kedok' secara fisik merujuk pada penutup muka (topeng) yang biasanya terbuat dari kain, kertas, atau bahan lain untuk menghindari pengenalan identitas atau melindungi wajah. Dalam penggunaan kiasan atau figuratif, 'kedok' berarti alasan, dalih, atau perbuatan yang sengaja dipakai untuk menutupi maksud, niat jahat, atau keburukan yang sebenarnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPerampok itu menggunakan kedok hitam untuk menutupi wajahnya.โ
โPerampok itu menggunakan topeng hitam untuk menutupi wajahnya.
โKegiatan amal itu ternyata hanya menjadi kedok untuk mengumpulkan dana ilegal.โ
โKegiatan amal itu ternyata hanya menjadi penyamaran untuk mengumpulkan dana ilegal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu, kata ini mengalami perluasan makna dari objek fisik (topeng penutup muka) menjadi konsep abstrak untuk menyatakan kepalsuan atau kamuflase dalam tindakan sosial dan politik.