kehamilan melebihi waktu normal
/kษ.ha.mi.lan mษ.lbi.hi wak.tu nor.mal/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaMedisKesehatanObstetri
Ringkasan Makna
Kondisi kehamilan yang berlangsung melampaui perkiraan tanggal persalinan atau lebih dari 42 minggu penuh (294 hari) sejak hari pertama haid terakhir.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kehamilan melebihi waktu normal, atau yang dalam dunia medis dikenal sebagai kehamilan lewat waktu atau post-term pregnancy (sering juga disebut post-datism atau prolong pregnancy), adalah kondisi di mana kehamilan berlanjut hingga atau melewati 42 minggu (294 hari) dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Kondisi ini memerlukan pemantauan medis yang ketat karena dapat meningkatkan risiko komplikasi pada janin, seperti penurunan fungsi plasenta, oligohidramnion (air ketuban sedikit), dan aspirasi mekonium.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDokter melakukan pemantauan ketat terhadap pasien yang mengalami kehamilan melebihi waktu normal untuk mencegah risiko gawat janin.โ
โDokter melakukan pemantauan ketat terhadap pasien yang mengalami kehamilan melebihi waktu normal untuk mencegah risiko gawat janin.
โJika kehamilan melebihi waktu normal terjadi, tindakan induksi persalinan sering kali dianjurkan demi keselamatan ibu dan bayi.โ
โJika kehamilan melebihi waktu normal terjadi, tindakan induksi persalinan sering kali dianjurkan demi keselamatan ibu dan bayi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah medis dalam bidang obstetri dan ginekologi untuk mendeskripsikan durasi kehamilan yang melewati batas normal usia kehamilan aterm (37 hingga 42 minggu).