kejang
/kษ.jaล/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKedokteranKesehatanFisiologiNetral
Ringkasan Makna
Gerakan otot yang kaku dan tersentak-sentak secara tidak terkendali akibat gangguan aktivitas listrik di otak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kejang adalah kondisi medis ketika otot tubuh berkontraksi dan berelaksasi secara cepat dan tidak terkendali, yang sering kali disertai dengan penurunan kesadaran atau perubahan perilaku dan sensasi. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh lonjakan aktivitas listrik yang abnormal di dalam otak, seperti pada kasus epilepsi, demam tinggi (terutama pada anak-anak), cedera kepala, atau keracunan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โAnak balita itu mengalami kejang karena demam yang terlalu tinggi.โ
โAnak balita itu mengalami kejang karena demam yang terlalu tinggi.
โPenderita epilepsi dapat mengalami kejang sewaktu-waktu jika tidak mengonsumsi obat secara teratur.โ
โPenderita epilepsi dapat mengalami kejang sewaktu-waktu jika tidak mengonsumsi obat secara teratur.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu Kuno 'kejang' yang berarti kaku atau tegang pada anggota tubuh. Dalam masyarakat tradisional, kejang pada anak sering kali dihubungkan secara keliru dengan unsur mistis, padahal secara medis merupakan manifestasi klinis dari gangguan neurologis.