kejawen
/kษหdสawษn/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaFilsafatAgamaBudayaJawaNetral
Ringkasan Makna
Kejawen adalah sistem kepercayaan, filsafat hidup, dan laku spiritual tradisional masyarakat Jawa yang berakar pada sinkretisme budaya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kejawen bukanlah agama resmi, melainkan sebuah pandangan hidup, tradisi spiritual, dan sistem etika yang dianut oleh sebagian masyarakat suku Jawa. Kejawen memadukan unsur-unsur agama Hindu, Buddha, Islam (khususnya Sufisme), serta animisme-dinamisme lokal. Fokus utamanya adalah harmoni dengan alam, pencarian ketenangan batin, budi pekerti luhur, dan penyatuan antara hamba dengan Sang Pencipta (Manunggaling Kawula Gusti).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โWong sing nglakoni Kejawen biasane tansah nguri-uri budaya lan tradhisi leluhur.โ
โOrang yang menjalani Kejawen biasanya selalu melestarikan budaya dan tradisi leluhur.
โFilsafat Kejawen ngajarke babagan rasa lan pait getire urip.โ
โFilsafat Kejawen mengajarkan tentang rasa dan pahit getirnya kehidupan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa 'jawa' dengan awalan 'ke-' dan akhiran '-en', yang secara harfiah berarti 'segala sesuatu yang berkaitan dengan adat, tradisi, dan kejiwaan orang Jawa'.