kekawin
/kษหkawin/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaSastraPuisiKlasikBudayaNetral
Ringkasan Makna
Bentuk puisi tradisional Jawa Kuno dan Bali yang terikat oleh aturan metrum dari kesusastraan Sanskerta.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kekawin adalah bentuk karya sastra puisi tradisional yang berkembang di Jawa Kuno dan Bali, ditulis dengan menggunakan bahasa Kawi (Jawa Kuno). Bentuk ini sangat terikat oleh aturan guru-lagu (panjang-pendeknya suku kata) dan jumlah wanda (suku kata) dalam setiap baris, yang diadaptasi dari metrum (chanda) dalam kesusastraan India kuno.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPara winasis maos kekawin kanthi laras ingkang endah.โ
โPara cendekiawan membaca kakawin dengan nada yang indah.
โKekawin Bharatayuddha punika salah satunggaling karya sastra jawi kina ingkang misuwur.โ
โKekawin Bharatayuddha adalah salah satu karya sastra Jawa Kuno yang terkenal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa Kuno yang diturunkan dari akar kata 'kawin' (menulis atau bersyair), berkembang pesat pada zaman Kerajaan Kediri, Singhasari, dan Majapahit sebelum akhirnya banyak dilestarikan dalam tradisi masyarakat Bali.