kekuasaan otoriter
/kษ.ku.a.sa.an o.to.ri.tษr/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPolitikIlmu PemerintahanBaku
Ringkasan Makna
Sistem pemerintahan yang memusatkan kekuasaan pada satu individu atau kelompok kecil dengan membatasi kebebasan politik dan partisipasi masyarakat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kekuasaan otoriter merujuk pada bentuk pemerintahan di mana otoritas negara bersifat absolut dan tidak tunduk pada pengawasan atau akuntabilitas publik yang demokratis. Dalam sistem ini, hak-hak sipil, kebebasan pers, dan oposisi politik sering kali ditekan atau dilarang. Penguasa otoriter cenderung mengandalkan kontrol ketat, sensor, dan terkadang kekuatan militer atau kepolisian untuk mempertahankan stabilitas dan kelangsungan kekuasaan mereka tanpa melalui mekanisme pemilihan umum yang bebas dan adil.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBanyak negara yang mengalami transisi dari kekuasaan otoriter menuju demokrasi setelah gerakan reformasi.โ
โMany countries experienced a transition from authoritarian rule to democracy after the reform movement.
โKekuasaan otoriter sering kali membatasi ruang gerak organisasi masyarakat sipil agar tidak mengkritik kebijakan pemerintah.โ
โAuthoritarian power often restricts the space for civil society organizations to prevent them from criticizing government policies.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari kata 'otoriter' yang diserap dari bahasa Belanda 'autoritair' atau bahasa Prancis 'autoritaire', yang berakar dari bahasa Latin 'auctoritas' (kewenangan/kekuasaan). Dalam konteks sejarah Indonesia, istilah ini sering digunakan untuk mendeskripsikan periode pemerintahan yang sentralistik dan membatasi partisipasi politik rakyat.