Kekurangan kekuasaan
kɛkʊrɑŋ kɛkʊɑsɑn
🇮🇩Bahasa IndonesiaPolitikSosialEkonomiNetral
Ringkasan Makna
Kondisi di mana seseorang atau kelompok tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan atau melakukan tindakan yang efektif karena kurangnya sumber daya, otoritas, atau dukungan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kekurangan kekuasaan adalah kondisi di mana seseorang atau kelompok tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan atau melakukan tindakan yang efektif karena kurangnya sumber daya, otoritas, atau dukungan. Hal ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti politik, sosial, ekonomi, atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Kekurangan kekuasaan dapat menyebabkan ketidakstabilan, ketidakpastian, dan kesulitan dalam mencapai tujuan atau menciptakan perubahan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah daerah mengalami kekurangan kekuasaan karena kurangnya dana untuk mengembangkan infrastruktur.”
→Pemerintah daerah mengalami kekurangan kekuasaan karena kurangnya dana untuk mengembangkan infrastruktur.
“Kekurangan kekuasaan dalam sistem pemerintahan dapat menyebabkan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.”
→Kekurangan kekuasaan dalam sistem pemerintahan dapat menyebabkan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'kekurangan kekuasaan' merupakan istilah yang umum digunakan dalam konteks politik, sosial, dan ekonomi di Indonesia. Istilah ini dapat ditemukan dalam berbagai sumber, seperti buku, artikel, dan laporan penelitian.