kelompok marginal
/kə.lom.pok mar.ɡi.nal/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSosialSosiologiNomina
Ringkasan Makna
Kelompok masyarakat yang tersingkirkan, terpinggirkan, atau berada di pinggiran arus utama struktur sosial, ekonomi, dan politik.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kelompok marginal adalah sekelompok orang dalam masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap sumber daya, kekuasaan, kesempatan ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, dan pengambilan keputusan akibat faktor kemiskinan, diskriminasi, identitas, atau kebijakan sosial. Mereka sering kali tidak memiliki suara yang memadai dalam struktur kekuasaan yang dominan dan rentan terhadap berbagai bentuk ketidakadilan sosial.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok marginal melalui program pemberdayaan ekonomi.”
→Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok marginal melalui program pemberdayaan ekonomi.
“Advokasi hak-hak asasi manusia harus mencakup perlindungan bagi kelompok marginal di perkotaan.”
→Advokasi hak-hak asasi manusia harus mencakup perlindungan bagi kelompok marginal di perkotaan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah 'marginal' berasal dari bahasa Latin 'margo' (tepi atau pinggir). Dalam sosiologi dan ilmu politik modern, konsep kelompok marginal digunakan untuk menganalisis ketimpangan struktural, stratifikasi sosial, serta dinamika kekuasaan di mana kelompok mayoritas atau elit menguasai sumber daya utama, sementara kelompok minoritas atau rentan didorong ke 'pinggiran' masyarakat.