kemudian hari
/kษ.mu.di.an ha.ri/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaUngkapanBakuWaktu
Ringkasan Makna
Masa yang akan datang; kelak; waktu setelah masa sekarang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kemudian hari merujuk pada rentang waktu atau masa yang akan terjadi di masa depan. Frasa ini umumnya dipakai dalam konteks penyusunan dokumen hukum, surat perjanjian, komitmen jangka panjang, maupun nasihat moral untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin timbul di masa depan. Dalam pemakaian baku, frasa ini sering diawali oleh kata depan 'di' menjadi 'di kemudian hari'.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSurat perjanjian ini dibuat agar tidak ada perselisihan di kemudian hari.โ
โSurat perjanjian ini dibuat agar tidak ada perselisihan di kemudian hari.
โMenabung sejak dini akan sangat bermanfaat untuk kehidupanmu di kemudian hari.โ
โMenabung sejak dini akan sangat bermanfaat untuk kehidupanmu di kemudian hari.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari pembentukan kata 'kemudian' (berarti berikutnya atau setelahnya) dan 'hari' (menyatakan waktu/masa). Frasa ini sangat umum ditemui dalam laras bahasa formal, hukum, dan administrasi Indonesia untuk menegaskan pasal-pasal antisipatif terhadap risiko di masa depan.