kerik
/kə.rɪk/
🇮🇩Bahasa IndonesiakesehatanbudayaverbaNetral
Ringkasan Makna
Tindakan menggosok atau menggaruk permukaan kulit dengan benda tumpul untuk tujuan pengobatan tradisional.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kerik adalah tindakan menggosok kulit secara berulang menggunakan benda tumpul seperti koin, sendok, atau alat khusus. Dalam budaya Indonesia, praktik ini sering dikaitkan dengan 'kerokan', yaitu metode pengobatan alternatif untuk meredakan gejala masuk angin dengan cara memicu pelebaran pembuluh darah di permukaan kulit.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ibu mengerik punggung ayah yang sedang masuk angin.”
→Mother scraped the back of father who was suffering from a cold.
“Bekas kerik di lehernya terlihat sangat merah.”
→The scrape marks on his neck look very red.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu-Indonesia yang merujuk pada bunyi atau aksi gesekan benda keras pada permukaan kulit. Praktik ini merupakan bagian integral dari pengobatan tradisional Nusantara yang dikenal luas sebagai kerokan.