kerusakan tidak dapat dipulihkan
/kษ.ru.หsa.kan ti.dak da.pat di.pu.lih.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBakuFrasaIstilah TeknisLingkungan
Ringkasan Makna
Kondisi di mana suatu objek, sistem, atau lingkungan mengalami kerusakan parah yang membuat keadaannya tidak mungkin kembali seperti semula.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah "kerusakan tidak dapat dipulihkan" (sering kali merujuk pada konsep *irreversible damage* dalam konteks ilmiah, ekologi, atau hukum) menggambarkan kerusakan yang tingkat keparahannya melampaui ambang batas pemulihan alami maupun buatan. Dalam konteks lingkungan, ini merujuk pada kepunahan spesies atau pencemaran ekosistem yang permanen. Dalam konteks hukum atau teknis, ini berarti kerugian atau kerusakan material yang tidak bisa diperbaiki lagi ke kondisi awal.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPenebangan hutan secara liar di kawasan tersebut telah menyebabkan kerusakan tidak dapat dipulihkan pada ekosistem lokal.โ
โIllegal deforestation in that area has caused irreversible damage to the local ecosystem.
โPaparan bahan kimia berbahaya dapat menimbulkan kerusakan tidak dapat dipulihkan pada organ tubuh tertentu.โ
โExposure to hazardous chemicals can cause irreversible damage to certain body organs.
Asal-usul & Konteks Budaya
Merupakan terjemahan langsung dari istilah ilmiah "irreversible damage" yang banyak digunakan dalam laporan ilmiah PBB, kajian dampak lingkungan (AMDAL), serta diskursus hukum internasional mengenai perubahan iklim dan konservasi alam.