ketabahan keuangan
[kə.ta.ba.han kə.u.aŋ.an]
🇮🇩Bahasa IndonesiaKeuanganEkonomiPsikologiBaku
Ringkasan Makna
Kemampuan seseorang, rumah tangga, atau organisasi untuk bertahan, beradaptasi, dan pulih dari guncangan atau kesulitan finansial.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ketabahan keuangan (sering diterjemahkan dari istilah bahasa Inggris 'financial resilience') adalah kapasitas psikologis dan praktis untuk menghadapi tekanan ekonomi, seperti kehilangan pekerjaan, tagihan medis tak terduga, atau krisis ekonomi global. Konsep ini melibatkan kombinasi dari manajemen keuangan yang sehat (seperti kepemilikan dana darurat dan asuransi) serta ketahanan mental untuk tetap tenang dan mengambil keputusan logis di tengah ketidakpastian finansial.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Membangun dana darurat adalah langkah awal yang krusial untuk meningkatkan ketabahan keuangan keluarga.”
→Building an emergency fund is a crucial first step to increasing a family's financial resilience.
“Ketabahan keuangan membantu pelaku UMKM bertahan di masa pandemi meskipun omzet menurun drastis.”
→Financial resilience helps MSME owners survive during the pandemic despite a drastic drop in turnover.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan padanan bahasa Indonesia dari konsep global 'financial resilience'. Di Indonesia, konsep ini semakin populer dibahas oleh perencana keuangan, akademisi, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pasca-pandemi COVID-19, guna mendorong literasi keuangan masyarakat agar tidak mudah terpuruk akibat guncangan ekonomi yang mendadak.