ketergangan
/kə.tər.ga.ŋan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaNominaBentuk Tidak Baku
Ringkasan Makna
Bentuk tidak baku atau variasi ejaan dari 'ketegangan', yang merujuk pada keadaan tegang, suasana penuh konflik, atau kondisi fisik/mental yang kaku dan cemas.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'ketergangan' merupakan bentuk tidak baku atau kesilapan ejaan dari kata resmi 'ketegangan' (berasal dari kata dasar 'tegang' dengan konfiks ke-...-an). Istilah ini menggambarkan situasi atau kondisi yang tegang, baik dalam konteks psikologis (kecemasan/stres), fisik (kekakuan otot), maupun hubungan sosial-politik (konflik, krisis, atau perselisihan antarpihak).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ketergangan politik antara kedua negara tetangga itu kian memuncak menjelang pemilu.”
→Ketergangan politik antara kedua negara tetangga itu kian memuncak menjelang pemilu.
“Pijat refleksi dapat membantu meredakan ketergangan otot leher akibat terlalu lama bekerja di depan komputer.”
→Pijat refleksi dapat membantu meredakan ketergangan otot leher akibat terlalu lama bekerja di depan komputer.
Asal-usul & Konteks Budaya
Secara kaidah morfologi bahasa Indonesia baku (KBBI), pembentukan kata dari akar kata 'tegang' adalah 'ketegangan' (ke- + tegang + -an). Bentuk 'ketergangan' umumnya muncul akibat penyebutan tidak baku, kekeliruan analogi dengan imbuhan 'ter-', atau kesalahan ketik (typo) dalam komunikasi sehari-hari.