Ketergantungan Emosional
/kɛtɛrɡɑntŋɛn ɛmɔsjɔnal/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPsikologiKesehatan MentalHubunganNetral
Ringkasan Makna
Kondisi di mana seseorang bergantung secara emosional pada orang lain, sehingga mengganggu keseimbangan dan kestabilan emosinya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ketergantungan emosional adalah kondisi di mana seseorang memiliki kebutuhan yang sangat besar untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, atau dukungan emosional dari orang lain. Hal ini dapat menyebabkan seseorang merasa tidak stabil, tidak percaya diri, dan tidak dapat menghadapi tantangan hidup dengan sendirinya. Ketergantungan emosional dapat terjadi dalam berbagai hubungan, seperti hubungan romantis, keluarga, atau persahabatan. Seseorang yang bergantung secara emosional mungkin akan melakukan hal-hal seperti meminta dukungan terus-menerus, merasa marah atau kesal jika tidak mendapatkan perhatian, atau bahkan melakukan perilaku yang tidak seimbang untuk mendapatkan perhatian orang lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia sangat bergantung pada pasangannya untuk merasa bahagia.”
→Dia sangat membutuhkan pasangannya untuk merasa bahagia.
“Ketergantungan emosionalnya sangat parah sehingga dia tidak dapat hidup sendiri.”
→Ketergantungannya sangat parah sehingga dia tidak dapat hidup sendiri.
Asal-usul & Konteks Budaya
Ketergantungan emosional adalah konsep yang relevan dalam psikologi dan kesehatan mental, terutama dalam konteks hubungan manusia. Konsep ini telah dipelajari dan dibahas dalam berbagai teori psikologi, seperti teori kebutuhan Maslow dan teori ketergantungan Erikson.