ketidakpantesan
/kษ.ti.dak.pan.tรฉs.an/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesianominasosiologietikaNetral
Ringkasan Makna
Perilaku, ucapan, atau tindakan yang tidak sesuai dengan norma, kepatutan, atau kesopanan yang berlaku.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'ketidakpantesan' merupakan bentuk turunan dari kata dasar 'pantas' yang mendapat awalan ke-an dan sisipan/awalan pengingkar ketidak-. Istilah ini merujuk pada suatu kondisi, sikap, atau perbuatan yang melanggar batas-batas kesopanan, kepatutan sosial, atau etika dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. Hal ini sering dikaitkan dengan pelanggaran norma adat, susila, maupun situasi sosial yang membuat orang lain merasa risih atau tidak nyaman.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โTindakan dan ucapannya di depan para tamu tua menunjukkan sebuah ketidakpantesan yang sulit dimaafkan.โ
โTindakan dan ucapannya di depan para tamu tua menunjukkan sebuah ketidakpantesan yang sulit dimaafkan.
โWarga setempat menegurnya karena ketidakpantesan dalam berpakaian saat menghadiri acara adat.โ
โWarga setempat menegurnya karena ketidakpantesan dalam berpakaian saat menghadiri acara adat.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia dengan akar kata 'pantas' (dari bahasa Jawa kuno/Austronesia), yang mengalami proses morfologi penggabungan prefiks 'ketidak-' dan sufiks '-an' untuk menyatakan keadaan perbuatan yang tidak pantas.