kevulgaran
/kษ.vสl.ษกa.ran/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesianominasosiologilinguistikNetral
Ringkasan Makna
Perihal atau sifat yang vulgar, yaitu kasar, tidak sopan, atau secara terbuka menampakkan hal-hal yangtabu atau cabul.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'kevulgaran' adalah bentuk nomina (kata benda) dari kata sifat 'vulgar'. Istilah ini merujuk pada kualitas, keadaan, atau perilaku yang menunjukkan ketiadaan kesopanan, kekasaran dalam bertutur kata atau bersikap, serta kecenderungan untuk memamerkan atau membahas hal-hal yang bersifat pribadi, seksual, atau tabu secara terang-terangan dan tidak senonoh di muka umum.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKevulgaran dalam film tersebut menuai banyak kritik dari lembaga sensor.โ
โKevulgaran dalam film tersebut menuai banyak kritik dari lembaga sensor.
โIa mengecam kevulgaran bahasa yang digunakan dalam debat terbuka itu.โ
โIa mengecam kevulgaran bahasa yang digunakan dalam debat terbuka itu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar serapan 'vulgar' (dari bahasa Latin 'vulgaris' yang berarti 'biasa' atau 'milik orang banyak'), yang kemudian mengalami pergeseran makna dalam bahasa Indonesia menjadi konotasi negatif yang berkaitan dengan hal-fasiq, tidak senonoh, atau melanggar norma kepatutan.