kewajiban pilihan
/kษ.wa.ji.ban pi.li.han/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaHukumKeuanganBisnisBaku
Ringkasan Makna
Kewajiban pilihan adalah jenis kewajiban atau instrumen keuangan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memilih opsi penyelesaian tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks hukum dan keuangan, istilah 'kewajiban pilihan' (sering kali merujuk pada instrumen atau klausul kontraktual seperti *optional obligation*) adalah sebuah bentuk kewajiban di mana pihak yang memiliki kewajiban atau hak diberikan keleluasaan atau opsi untuk memilih bentuk pelaksanaan, pemenuhan, atau bahkan pembatalan berdasarkan syarat-syarat yang telah disepakati sebelumnya dalam kontrak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKontrak kerja sama tersebut memuat klausul kewajiban pilihan bagi investor untuk mengonversi utang menjadi saham.โ
โThe cooperation contract contains an optional obligation clause for the investor to convert debt into shares.
โPerusahaan itu harus memperhitungkan risiko dari kewajiban pilihan yang tercatat dalam neraca keuangan mereka.โ
โThe company must account for the risks of the optional obligations recorded in their balance sheet.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan terjemahan literal dari konsep hukum dan keuangan internasional (*optional obligation*), yang lazim digunakan dalam dunia perbankan, pasar modal, serta penyusunan draf kontrak hukum komersial di Indonesia.