kewajiban tidak wajib
/kษ.wa.ji.ban ti.dak wa.jib/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFrasaHumorSarkasmeSosial
Ringkasan Makna
Sebuah frasa paradoks yang digunakan secara sarkastik untuk menggambarkan hal yang sebenarnya tidak wajib, tetapi dalam praktiknya atau secara sosial dianggap harus dilakukan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa 'kewajiban tidak wajib' merupakan sebuah bentuk permainan kata (oksimoron) yang sering digunakan dalam konteks sosial masyarakat Indonesia, terutama di media sosial. Frasa ini menyindir situasi di mana suatu aturan, tradisi, atau tugas secara hukum/resmi bersifat sukarela atau opsional, namun mendapatkan tekanan sosial yang begitu kuat sehingga orang merasa terpaksa untuk melakukannya demi menghindari sanksi sosial, gunjingan, atau rasa tidak enak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDatang ke acara kumpul-kumpul kantor di akhir pekan ini statusnya kewajiban tidak wajib, tapi kalau tidak datang siap-siap disindir.โ
โDatang ke acara kumpul-kumpul kantor di akhir pekan ini statusnya opsional, tapi kalau tidak datang siap-siap disindir.
โIuran sumbangan sukarela itu ibarat kewajiban tidak wajib bagi warga RT.โ
โIuran sumbangan sukarela itu ibarat keharusan terselubung bagi warga RT.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini lahir dari budaya komunal masyarakat Indonesia di mana batasan antara ranah publik, pribadi, dan kesukarelaan sering kali kabur akibat kuatnya norma sosial dan rasa sungkan. Istilah ini banyak dipakai dalam bahasa gaul digital untuk mengkritisi fenomena sosial dengan nada humor sarkastik.